BUKITTINGGI. Terlahir sebagai anak yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran, tidak menyurutkan keinginan Devi Wanrahmah, (22), untuk meraih impian yang lebih tinggi. Sebagai anak pertama dari tujuh bersaudara Devi membuktikan keinginan untuk membahagiakan orangtuanya yang berprofesi sebagai tukang jahit, dengan kesungguhannya belajar di STAIN Bukittinggi semester VI Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK). Mengganjal perekonomian yang pas-pas-an dari orang tua apalagi semenjak Naimi Yahya, (43), ibunya difonis menderita kanker payudara setahun yang lalu, ia berusaha tidak ingin menyusahkan kedua orang tuanya, Devi mencoba berjualan kebutuhan harian dan makanan siap saji yang dibeli secara perkiloan setelah itu dibungkus kecil di kosnya dan di masukkan kewarung-warung sekitar Gurun Aur, aktifitas itu sampai sekarang ia tekuni. Devi Wanrahmah termasuk anak yang pintar, perhatian dari berbagai pihak, dosen, sahabatnya bersimpati memudahkan kesulitan Devi, ia juga mendapatkan bantuan beasiswa “Selamatkan Pendidikan Anak Nagari” setiap  bulannya dari Lembaga Kemanusiaan PKPU Bukittinggi.

Senin, (28/2), Devi, salah satu dari sekian anak asuh binaan dari PKPU, yang mengalami gangguan pendengaran, dengan itu pihak dari PKPU mencoba menanggapi keluh kesah Devi dengan membawanya ke Hearing Solution grup, untuk memeriksa kedua telingannya. Al hasil dari pemeriksaan ternyata gendang telinga sebelah kiri Devi mengalami kebocoran, dan sebelah kanan sedikit tersumbat bagian anak telinga. Solusi dari pemeriksaan Devi dianjurkan memakai alat bantu dengar kedua telinganya, seperti pemasangan 7 pcs Balt 13, 1 pcs Iniet Bte/l, dan ditambah 1 pcs Earmald (alat yang harus dicetak berdasarkan ukuran telinga pasien).

Wujud keseriusan Lembaga Kemanusiaan terhadap penderitaan masyarakat sekitar, PKPU mengadakan pemberian bantuan yang di salurkan oleh donatur untuk Devi, dan setelah kegiatan penyerahan bantuan dari PKPU, rasa haru dan syukur terpancar dari pihak STAIN, mahasiswa, dosen, ketua prodi PTIK, ketua jurusan tarbiyah, Bapak Drs. Khairuddin, M.Pd mengatakan bahwa pihak STAIN membuka diri untuk menjalin kerjasama antara lembaga dan kampus dimana Devi kuliah (STAIN), dan ucapan terimakasih kepada PKPU sebagai lembaga kemanusiaan yang telah membantu beberapa mahasiswa dalam pemberian beasiswa tiap bulannya, terutama sekali dalam menyalurkan bantuan berupa satu set alat dengar sebelah kiri, dan yang menjadi perhatian bagaimana caranya agar Devi bisa mendapatkan juga sebelah kanannya. (nova)