Sawahlunto Aplikasikan E-Government, Daerah Pertama di Luar Jawa
| Jumat, 10 Oktober 2008 | |
Sawahlunto, Padek– Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto nampaknya memang ingin selalu menjadi yang nomor satu dalam menata pemerintahan, pendidikan, dan mempromosikan daerah. Kemarin, Pemko Sawahlunto menjadi yang pertama menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Skali Grup dalam penerapane-government (tata pemerintahan berbasis internet). MoU ditandatangani langsung oleh Wali Kota Sawahlunto Amran Nur dan Aimi Aizi Nasharudin, di Ruang Pertemuan Balai Kota Sawahlunto. Pada tahap awal, Skali Grup, perusahaan IT dari Malaysia, akan menyiapkan cetak biru (bule print) e-government untuk Kota Sawahlunto secara gratis. Setelah blue print selesai, maka Kota Sawahlunto, bisa langsung mengaplikasikan. Aplikasi bukan sebatas e-mail dan website, tapi sekaligus untuk administrasi pemerintahan. “MoU pertama ini untuk pengembangan blue print ICT (Information and Communication Technology dalam pengembangan dan pembuatan insfratruktur bidang pendidikan, pariwisata, kesehatan dan administrasi ekonomi,” jelas Aimi. Untuk pengaplikasian e-government secara efektif dan menyeluruh, kata Aimi memang butuh waktu. Ia memperikarakan, kalau kerjasama tersebut terus berlanjut makan pada 2013, Kota Sawahlunto akan berubah dan berkembang menjadi sebuah kota yang efisien dan berbasis cyber. Aimi dan Amran Nur optimis, e-goverment bisa diapilkasikan di Sawahlunto. Alasannya, Sawahlunto punya pemerintah yang solid, sementara itu Skali Grup adalah perusahaan yang telah berpengalaman dan teruji. “Kota Sawahlunto merupakan daerah kedua di Indonesia setelah Jawa Barat mengnggunakan jasa Skali Grup. KERJASAMA E-GOVERNMENT: Presiden Skali Grup Aimi Aizal Nasharudin menerima cendera mata dari Wali Kota Sawahlunto Amran Nur usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) blue print e-government Kota Sawahlunto. Kita juga sudah mengaplikasikan di The Brunei Development Board dan beberapa daerah di Timur Tengah. Sawahlunto dipilih setelah melihat kemauan pemimpinnya untuk maju,” ungkap Aimi. Dengan telah dicapainya kesepakatan ini maka Skali akan melakukan riset selama tiga bulan dengan biaya cuma-cuma (gratis) di Kota Sawahlunto, Oktober hingga akhir Desember 2008. “Ini (riset) kita lakukan sebelum mengembangkan ICT blue print Kota Sawahlunto.” Amran Nur mengatakan, pengembangan dunia maya (IT) merupakan salah satu upaya Pemko Sawahlunto menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu kota utama di Sumbar. Khususnya untuk pendidikan, dan pariwisata, karena itu, e-goverment, lebih difokuskan pada e-education, e-tourism. ”IT sudah sama dengan kebutuhan orang dalam bernafas.” Ia mengajak daerah lain untuk sharing aplikasi e-government. Bila ada kerjasama akan meringankan biaya. (darlinop & herry) |
Sawahlunto, Padek– Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto nampaknya memang ingin selalu menjadi yang nomor satu dalam menata pemerintahan, pendidikan, dan mempromosikan daerah. Kemarin, Pemko Sawahlunto menjadi yang pertama menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Skali Grup dalam penerapan





Sawahlunto, Padek– Badai disertai hujan deras sekitar pukul 15.30 WIB kemarin melanda Kota Sawahlunto. Akibatnya, belasan atap rumah dan toko di Pasar Remaja Kota Sawahlunto berantakan. Satu unit mobil travel ikut rusak, puluhan pohon bertumbangan, dan lima antena parabola milik warga ikut roboh. Tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.






























